Rencana Bekerja dan Tinggal di Bali? Ini Gambaran Gaji dan Living Cost di Bali

Posted by   on Pinterest


Tinggal dan bekerja di Bali itu “sesuatu”.  Sebagai salah satu pulau yang eksotis, mayoritas orang senang ke Bali meskipun sekedar plesiran. Tak hanya bagi warga Indonesia, Bali seperti magnet bagi orang-orang asing sehingga sebagian mereka memutuskan pindah hidup dan bekerja ke Bali.  Konon, sebagian orang di luar negeri  sering salah anggapan kalau Indonesia itu adalah Bali.

Tidak hanya terkenal dengan alam yang jernih, bersih dan indah, Bali juga dikenal “luxury”. Bagi sebagian orang, ke Bali adalah kemewahan, kebanggaan dan identik dengan sesuatu yang mahal.   Lantas, bagaimana dengan biaya hidup dan gaji di Bali, apakah juga wah dan sesuatu? Bagi kamu yang belum pernah ke Bali, pernah ke Bali tapi hanya untuk wisata beberapa hari atau ada keinginan bekerja di Bali, mungkin kamu bertanya-tanya berapa living cost dan gaji di Bali.

Biaya sewa rumah atau kost

Dalam pandangan saya, biaya hidup di Bali itu hampir sama dengan tinggal di Jakarta. Saya memang belum pernah tinggal lama di Jakarta tapi saya sering mendengar cerita dari teman dan sahabat yang tinggal di Jakarta.  Saat saya dulu mendapatkan tawaran ke Jakarta, teman saya juga sudah memberikan gambaran biaya hidup secara keseluruhan di ibukota.

Ini terutama terkait dengan biaya sewa kost atau kontrakan. Kost di Bali, khususnya di Denpasar sedikit berbeda dengan Jogja atau Padang. Waktu saya tinggal 4 tahun di Padang dan 6 tahun di Jogja, umumnya kost-kostan satu rumah yang berisi beberapa kamar. Pintu masuk utama satu dan di dalamnya terdapat deretan kamar. Harganya cukup murah.

Di Bali, desain kamar kost seperti rumah petak atau rumah susun. Saya cenderung menyebutnya sebagai rumah kontrakan dibanding kost karena memiliki teras, kamar mandi dan dapur tersendiri. Tidak ada urusan dengan penghuni lain kecuali ketemu di parkiran atau halaman. Di Jogja juga mulai menjamur kost seperti ini tapi masih ada harga sekitar Rp.300.000-Rp.500.000 perbulan di luar listrik. Sementara di Bali, untuk kost rata-rata Rp.750.000-Rp.900.000 perbulan. Kadang belum termasuk biaya listrik dan iuran keamanan dengan ukuran kamar berkisar 4x6 atau 5x7 meter.

Gambaran tersebut dengan fasilitas standar. Khusus untuk kost dengan AC harganya berkisar Rp.1.000.000-1.500.000/bulan. Untuk kost ekslusif sekelas kamar hotel standar, biaya harian sekitar Rp.150.000-Rp.200.000 dan kalau mengambil paket sewa bulanan biasanya berkisar 1.500.000-2.500.000/bulan. Ada beberapa kost yang berharga Rp.500.000 di iklan-iklan tapi sangat sulit ditemukan, lokasinya di rumah-rumah warga.

Untuk biaya makan dan belanja

Memasuki 6 bulan di Bali, untuk biaya makan menurut saya tidak terlalu jauh berbeda dengan Jogja, Jakarta atau pun di kampung saya. Untuk makanan seperti nasi rames, masakan padang, nasi kuning, warteg, soto, bakso, mie ayam, nasi gurih dan sekelasnya, harganya hampir sama.  Harganya sekitar Rp.10.000-Rp.20.000 perporsi tergantung tempat membeli.

Sementara itu, bagi kamu yang lebih senang masak sendiri, biaya masak juga tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Saya kadang masak dan kadang membeli di luar. Menurut saya harga bahan pokok, lauk pauk dan sayur mayur hampir sama. Tidak ada perbedaan yang mencolok.

So, berapa anggaran biaya hidup di Bali?

Jika di bandingkan dengan pengeluaran makan saya selama tinggal di Jogja, pengeluaran makan di Bali memang naik 100 %. Di Jogja, kami masak bersama sehingga jauh lebih hemat. Sementara, di Bali saya masak sendiri dan kadang beli makanan yang sudah jadi. Begitu juga untuk biaya kontrakan saya, mengalami kenaikan hampir 100 % dari biaya kontrakan di Jogja.

Rata-rata untuk kebutuhan harian pokok seperti makan dan kost di Bali, saya menghabiskan Rp.1.200.000-Rp.1.500.000 perbulan.  Itu baru kamar kost/kontrakan dan makan pokok. Belum masuk cemilan, biaya internet, pulsa, transportasi dan lainnya.

Gambaran gaji bekerja di Bali

Berdasarkan informasi yang saya peroleh secara langsung dari beberapa lulusan SMA/SMK dan juga lowongan kerja beredar, gaji untuk tamatan SMA/SMK berkisar Rp.1.000.000-Rp.2.000.000. Ini untuk pemula masuk kerja, belum masuk tunjangan dengan posisi kerja seperti waitress, cafe, kerja dengan tugas mendasar di villa, pramuniaga toko dan setingkatnya.

Sementara itu, untuk pekerja kantoran biasa yang baru masuk, untuk lulusan sarjana rata-rata berkisar antara Rp. 3.000.000-Rp.4.000.000. Jika sudah lebih dari 2 tahun bekerja dan menempati posisi strategis gajinya kadang Rp.5.000.000 ke atas.

Sebagian kenalan saya memiliki kerja tambahan, ada yang mengajar privat atau punya usaha. Saya sendiri di Bali, selain bekerja di luar, juga  memiliki pekerjaan menulis sebagaimana yang saya lakoni beberapa tahun terakhir di Jogja. Umumnya, klien menulis saya tidak terikat dengan ruang. Meski perusahaan dan klien saya ada di Makassar, Jogja dan Jakarta, saya bisa menulis di mana saja, di Jogja atau Bali selama terhubung dengan internet. Ya, hitung-hitung untuk membantu survive selama cari pengalaman di Bali.

Catatan : 
  1. Gambaran biaya di atas khusus untuk di Kota Denpasar sebagai pusat ibukota Bali. Sementara itu, untuk wilayah Kuta, Sanur dan lainnya bisa saja hampir sama atau berbeda.
  2. Gambaran gaji di atas adalah untuk di lingkungan saya dan kenalan yang juga bekerja di Bali dengan tempat berbeda. Mungkin juga ada pengecualian tergantung brand perusahaan atau lembaga tempat bekerja. Juga dipengaruhi oleh posisi atau jabatan. Di atas adalah gambaran umum, berdasarkan pengalaman saya, teman yang sudah beberapa tahun tinggal di Bali maupun kenalan yang asli orang Bali.

Meskipun gambaran di atas tidak mewakini secara keseluruhan atau 100 %, paling tidak sedikit bisa menjawab tanda tanya kamu yang akan bekerja di Bali. Terakhir, mahal atau murahnya biaya tinggal di Bali ditentukan oleh selera, gaya hidup dan prinsip hidup masing-masing orang. Tidak hanya di Bali tapi di semua tempat.

Di Jogja misalnya, meski dikenal sebagai kota pendidikan yang murah, bisa saja biaya hidup menjadi tinggi karena seseorang memakai standar tinggi. Gambaran biaya di atas adalah untuk mereka dengan pola gaya hidup sederhana ala saya. Saya sudah berusaha sehemat mungkin, mentoknya biaya hidup memang seperti gambaran tersebut.  Untuk ukuran pendatang yang kerja di Bali, itu sudah standar dan hampir tidak dapat ditawar lagi. []


36 komentar:
Write komentar
  1. Semoga tahun ini bisa menyusul ke Bali

    BalasHapus
  2. Saya juga ingin merantau ke bali di bulan januari

    BalasHapus
  3. Saya ada tawaran kerja di bali, tgl 10 sdh harus ke bali.. yang sudah di bali bisa minta kontak nya sapa tau bisa jadi teman, soalnya belum punya teman di bali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, alhamdulillah ya. Mohon maaf untuk kontak yang di Bali tidak punya, saya sendiri di Bali kemaren sekitar 2 tahun dan saat ini sudah pindah. Saran saya kalau belum punya teman, lebih baik cari komunitas langsung di masjid terdekat atau orang-orang satu kampung yang bekerja/kuliah disana dibanding mencari teman secara online.

      Hapus
    2. Kasi rekomendasi dong,kalo mau kerja di bali bisa cari loker terpercaya di mana, berencana ke sana tahun depan wkwk ijazah S-1 aja sih wkwk

      Hapus
    3. Ada beberapa situs lowongan kerja online tetapi sebaiknya difilter agar tidak terjebak pada informasi abal-abal. Salah satu situs lowker yang saya tahu yaitu https://www.jobstreet.co.id, atasan saya dulu pernah publikasi lowongan disana dan dari prosesnya menurut saya situs tersebut terpercaya apalagi sudah skala international. Namun, sekali lagi sebelum mengirimkan lamaran sebaiknya dicaritahu terlebih dahulu profil perusahaan yang memasang iklannya ya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.Good luck ya :-)

      Hapus
  4. Dari dulu pengen banget merantau di Bali,,tapi masih angan2 aja kayaknya,ngak punya dan belum ada kesempatan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tetap semangat dan jaga mimpinya, semoga esok suatu hari menjadi kenyataan ya.

      Hapus
  5. Keinginan saya buat merantau Dan Cari kerja di Bali udah sangat lama, sekarang pengen banget. Pengalaman kerja S1 udah ada tapi sekarang nganggur Dan pengen pergi, ada saran mas? Saya merasa says harus pergi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keinginan kuat yang disertai tekad insaallah biasanya terwujud. Semoga segera menemukan jalan buat merantau ke Bali ya. Berhubung sudah berpengalaman, bisa dengan melihat lowongan kerja online tapi harus di situs terpercaya ya. Setahu saya ada yang diterima kerja di Bali melalui wawancara jarak jauh juga.

      Hapus
    2. Iya mas betul, saya juga nekat ke bali, cari kerja di situs online, wawancara via skype. Akhirnya sekarang sudh di bali. Saya sudh tulis bbrpa ceritanya di blog.

      Hapus
    3. Kalo ada yg niat pengen merantau di bali jalanin aja tp sedia modal selama nganggur di bali..

      Hapus
  6. Hbs lebaran may merantau kebali,coz tmn Br sebln dtg udh dpt krj,tp rada tkt coz gc bs bhs.inggris,ngaruh gc ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi, assalamualaikum. Sudah di Bali berarti ya. Semoga mendapat pekerjaan sesuai impian. Gak usah takut, learning by doing saja. Klo soal ngaruh tergantung mau kerja di bagian apa karena gak semuanya menuntut bahasa Inggris aktif tetapi sebagian perusahaan ada juga mensyaratkan minimal menguasai standar bahasa Inggris pasif. Intinya, jangan takut bermimpi ya :-)

      Hapus
  7. Gaji 4 jutaa masih bisa nabung tidak di bali ?
    makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa banget dengan syarat life style-nya di manage sedemikian rupa. Klo gaya hidupnya jauh dari boros atau foya-foya, bisa membedakan antara need (kebutuhan) dan want (keinginan) insaallah bisa menabung. Yakin :-)

      Hapus
  8. saya pengen kerja di bali...tapi kok gajinya kecil ..biaya hidup nya tinggi ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perkiraan diatas untuk fresh graduate atau yang belum berpengalaman. Setahu saya yang punya pengalaman gajinya lebih tinggi. Ya, tergantung bekerja di perusahaan atau lembaga apa sih. Kalau di perusahaan terkenal lagi multinasional, tentu lebih besar. Biaya hidupnya sedang menurut saya, di atas Jogja tetapi sedikit dibawah Jakarta.Lagi-lagi tergantung life style masing-masing ya.

      Hapus
  9. kk kuliyah dimana pas itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi, waktu kerja di Bali saya tidak dalam keadaan sedang kuliah.

      Hapus
  10. pengen banget merantau ke bali...jadi sopir ga apa" yg penting buat biaya hidup ckup

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin, semoga terwujud impiannya ya. Benar, yang penting cukup buat kebutuhan primer dulu ya.

      Hapus
  11. Saya insha allah akan merantau ke bali dgn modal nekat dan tekat yg bulat
    Mungkin saya hanya membawa bekal buat perjalanan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, benar-benar pejuang super ya. Semoga dimudahkan jalan rezekinya dan selalu diberi kesehatan.

      Hapus
  12. Orang2 Garut di Bali tolong info'y.....?Tq

    BalasHapus
  13. Orang2 GARUT di Bali tolong info'y....aq lg otw...Mudah2an jadi Dulur....?Tq

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf, saya tidak ada informasi mengenai komunitas orang Garut. Coba setelah sampai di Bali dicari infonya ya. Semoga sekarang sudah ketemu orang-orang sekampung ya.

      Hapus
  14. Hai kak, aku juga besok tgl 10 sept merantau ke bali, karena pekerjaan ada option ke bali,

    dr kecil smpai saat ini belum pernah ke bali, kakak punya saran gak? buat org newbe sprti saya dtg ke bali pertama kali harus ngapain biar tidak kesulilatn saat brda dsna. .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hi juga, maaf baru balas ya. Sudah mendarat di Bali berarti ya, semoga pekerjaan dan hari-harinya lancar. Agar tidak kesulitan, ada baiknya pendatang baru mengenal lingkungan dulu baik lingkungan kerja maupun tempat tinggal. Jangan khawatir, semuanya butuh proses hingga terbiasa dan nyaman.

      Hapus
  15. Mohon info gaji di cafe sebagai cook helper berapakah? Dan umr bali sekitar berapa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk cook helper dibali rata-rata klo msih trainning 1,5 klo udh lulus trainning bisa naik 2,2 jt . Untuk umur disini 18-28 th umumnya . Info tambahan UMR BADUNG sekitar 2,7 itu UMR pling tinggi . dibnding kabupaten lain di Bali

      Hapus
    2. Mohon maaf baru balas ya. Sepengetahuan saya, untuk pemula yang bekerja di industri hospitality seperti cook helper dan house keeper rata-rata memang di bawah 2 juta seperti yang dijelaskan Risda De di atas. Terimakasih buat Risda De sudah menambahkan informasi. Terkait UMR tiap kabupaten di Bali berbeda besarannya tapi di atas 2 juta. Biasanya gaji juga dipengaruhi oleh tingkat pengalaman dan pendidikan.

      Hapus
  16. Hallo saya s1 bisa bahasa inggris saya pernah ke bali perihal study tour.saya ingin bekerja disana apa kah mungkin dan biadanya akan diposisi apa.mohon bapadannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Insaallah menjadi mungkin bekerja di Bali terlebih bagi alumni bahasa Inggris. Untuk posisi kerja tergantung kesempatan kerja yang diperoleh ya. Bisa menjadi tutor di lembaga pendidikan, instruktur, pekerja kantoran dan sebagainya.

      Hapus

Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter